TERKENA gigitan ular berbisa ketika berwisata atau bahkan saat beraktivitas biasa, pasti
bak mimpi buruk. Ada masa-masa genting yang harus dipahami agar tidak membahayakan
nyawa.


Perlu pengetahuan dan informasi yang benar agar bisa dilakukan penanganan yang tepat.
Saat ini, serum anti venom atau anti bisa ular di Indonesia menurut Aji Rachmat, Ketua
Yayasan Sioux Indonesia, baru diproduksi oleh satu perusahan farmasi di Bandung. Serum
Anti Bisa Ular (SABU) polivalen itu dapat digunakan untuk kasus gigitan ular kobra, welang,
dan ular tanah.


Untuk penanganan pertama, Aji memberikan beberapa tips cara mengatasi diri ketika
terkena gigitan ular. Tips ini selalu dibagikan Yayasan Sioux Indonesia yang memang
berfokus pada edukasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah maupun kelompok masyarakat
yang membutuhkan penyuluhan mengenai penanganan ular.

Jangan Panik
Prinsip pertama yang harus dilakukan ketika terkena gigitan ular ialah tidak boleh
panik dan jangan banyak bergerak. Momen saat terkena gigitan ular bagi para awam
maupun profesional sekalipun, sama-sama menjadi hal yang mengejutkan. Namun
selama tetap tenang dan banyak bergerak, maka akan memerlambat penyebaran
racun.

Identifikasi Jenis Ular
Ciri-ciri umum ular berbisa tinggi biasanya mencari makan di malam hari, sedangkan
yang berbisa rendah mencari makan pada siang hari. Segera identifikasi jenis ular
untuk mengetahui jenis bisa. Setelah mendapat gambaran fisik ular yang menggigit,
Anda bisa langsung meminta bantuan komunitas Sioux.

Imobilisasi
Imobilisasi dapat dikatakan juga sebagai cara pencegahan penyearan racun.
Caranya dengan menyanggah bagian tubuh yang terkena gigitan ular dengan papan
supaya tidak bergerak terlalu banyak. Gigitan ular berbisa ada yang menyerang
saraf dan ada pula yang menyerang darah.

Hubungi RS Tingkat Provinsi Terdekat
Jika kejadian tergigit ular terjadi di daerah terpencil, sebaiknya segera mencari tahu
dan menghubungi rumah sakit setingkat provinsi karena secara standar rumah sakit
provinsi memiliki serum antibisa ular. Harga serum anti ular yang dijual di Indonesia
sekitar Rp900.000/ ampul. Biasanya untuk menangani membutuhkan 6 ampul.

Minta bantuan ahli
Hubungi para ahli yang lebih terbiasa menangani ular seperti Komunitas Sioux dan
dokter Tri Maharani, dokter yang spesialisasinya menangani korban gigitan ular di
Indonesia. Anda dapat menanyakan lebih lanjut mengenai hal yang lebih medis
mengenai penanganan ataupun rekomendasi rumah sakit terdekat. (CH/D-1)

Kontak Informasi

Aji Komunitas Sioux 08176800446