Asita Wonderful Indonesia Summit Expo (WISE) Travel Fair yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) dan bekerja sama dengan Kemenparekraf ini menawarkan berbagai paket perjalanan wisata dalam negeri dengan harga miring. Paket perjalanan tersebut termasuk tiket pewat dan hotel selama 3 hari 2 malam.

 

Tawaran paket murah perjalanan destinasi dalam negeri tersebut, di antaranya Jakarta-Bali Rp1.990.000, Jakarta- Palembang Rp1.299.000, Jakarta-Bangka Belitung Rp999.000, Jakarta-Semarang Rp999.000, Jakarta-Jogja Rp1.299.000, Jakarta-Labuan Bajo Rp1.990.000, Jakarta-Medan Rp1.990.000, Jakarta-Surabaya Rp1.499.000, dan Jakarta-Solo Rp1.299.000. Ada pula paket umrah senilai Rp17 juta dengan penerbangan transit.

 

Angela Tanoesoedibjo, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam sambutannya mengaprasiasi pameran yang akan di gelar pada 3-5 April 2020 di ICE BSD itu. Menurutnya pameran tersebut sangat penting dan sekaligus menjadi tantangan bagi industri pariwisata di tengah kondisi dunia dengan adanya virus korona yang mewabah. “Jika virus korona masih menjangkit dalam waktu 1 tahun maka perlu diambil langkah dengan mencari rute perjalanan dan hub-hub baru,” ungkapnya.

 

Menurutnya pengembangan pariwisata akan terus berjalan, yakni dalam bidang infrastruktur, konektivitas, SDM, mitigasi bencana, dan ekonomi kreatif. Angela menyinggung mengenai perkembangan pariwisata yang betangung jawab/ responsible tourism yang mengacu pada pengembangan berkelanjutan.

 

Nunung Rusmiati, Ketua Asita, mengatakan bahwa travel fair kali ini melibatkan 185 perusahaan yang berkaitan dengan industri pariwisata dan ekonomi kreatif dari 34 provinsi. Sasarannya untuk memfasilitasi pelaku usaha dalam melakukan B to B maupun B to C dalam upayanya mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.

 

Odo R. M. Manuhutu, PLT Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, juga menyampaikan bahwa dengan pameran ini Asita dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dalam negeri terutama ke daerah-daerah tujuan wisata yang terdampak karena banyak turis dari RRT, seperti Manado, Bali, dan Kepulauan Riau.

 

 “Saya berharap dengan adanya pameran ini mulai dipikirkan nilai tambah pariwisata yang lain yang dapat diciptakan di samping nilai ekonomi. Misalnya ketersediaan lapangan pekerjaan, keterjagaan lingkungan hidup, dll,” ujarnya. Odo menambahkan menciptakan positive image bahwa Indonesia aman di tengah intaian virus korona yang mewabah ini perlu terus dilakukan.

 

Alim Gunadi, CEO Gold Light Entertaiment, yang merupakan promotor resmi dari Sinar Mas Land ini mengatakan bahwa 70-80% paket wisata yang dijual merupakan tujuan domestik. Harapan Alim acara ini dapat menjadi identity event untuk Indonesia dalam menyelenggarakan travel fair yang berskala internasional. Targetnya ada 20.000 per hari yang mengunjungi pameran Asita WISE. Penjualan tiket masuk pameran tersebut juga didukung oleh Melon Indonesia melalui tiketapasaja.com dengan harga Rp20.000 per hari.