Traveloka resmi meluncurkan Traveloka Xperience yang menawarkan berbagai pilihan
aktifitas rekreasi yang terbagi menjadi 12 kategori yang tersebar di 7 negara.


“Produk ini merupakan evolusi dan transformasi dari fitur Attractions & Activities yang telah
ada 2 tahun sebelumnya. Selama ini kami membuat formula yang pas dan menambah lebih
banyak supplier yang bekerja sama sehingga sekarang telah ada 12 kategori,” ujar Christian
Suwarna, CEO Traveloka Experience saat peluncuran di Jakarta.


Acara tersebut dihadiri juga oleh Rizki Handayani, Deputi Bidang Pengambangan Pemasaran
I Kementerian Pariwisata, Terry Santoso, Head of Xperience Product Marketing Traveloka,
Sufintri Rahayu, Public Relation Director Traveloka, dan Widi Mulia, selebritis pengguna
Traveloka Xperience.


Melalui produk tersebut, Traveloka ingin memperkaya kehidupan para pengguna dengan
pengalaman yang lebih dari sekadar bepergian, yakni pengalaman unik dan tak terbatas.
Produk ini dapat menjadi solusi yang memudahkan pelanggan dalam mencari inspirasi
hingga mengalami proses pemesanan yang aman dan nyaman untuk kebutuhan gaya hidup
berkualitas.


12 kategori yang ditawarkan dalam Traveloka Experience, di antaranya atraksi, bioskop,
event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur,
pelengkap travel, makanan & minuman, kursus & workshop. Layanan tersebut juga
beroperasi di 6 negara di Asia Tenggara serta Australia.


Christian mengungkapkan tantangan dalam mengembangkan produk tersebut, salah
satunya karena masih banyak industri-industri lokal di Indonesia yang menggunakan sistem
offline atau belum menggunakan teknologi sebagai perangkat utama untuk
mengembangkan industrinya.


“Masih banyak industri lokal yang menggunakan pena dan kertas. Kami mengajak para
partner dengan menyampaikan bahwa masa depan industri ke depan akan berbasis online,
jangan offline terus menerus,” katanya.


Melalui Traveloka Xperience, Traveloka menyediakan aplikasi khusus untuk memudahkan
para supplier masuk ke online, misal mereka dapat menaruh value date untuk memastikan
voucher palsu atau asli. Saat ini sudah ada 16.000 partner dari 7 negara yang berkerja
sama.Pada 2019 ditargetkan mencapai 25.000 partner. (CH/D-1)