SUASANA alam yang asri dengan pepohonan rindang di sekelilingnya banyak didambakan masyarakat kota besar yang dalam keseharian sibuk dengan beragam aktivitas.

Situasi alam seperti itu, masih bisa dinikmati di kawasan Depok, khususnya di daerah sekitaran kampus Universitas Indonesia. Itulah yang menginspirasi Didot Halim, pendiri Komunitas Yoga Depok (KYD) untuk menginisiasi kegiatan meditasi di daerah tersebut.

Sebelumnya Didot juga terinspirasi dari Yudi Widdyantoro, guru yoganya yang telah lebih dahulu membuat komunitas yoga outdoor di Jakarta. Suasana asri di Depok, katanya, sangat sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik dan positif. Lagi pula, saat itu Didot melihat komunitas yoga belum banyak di daerah Depok. Bersama Fenty Febriyanti mulailah mereka mencari tempat yang cocok untuk berlatih. Latihan pertama dilakukan pada 31 Juli 2016 dan kemudian dijadikan hari lahir komunitas Yoga Depok.

Dalam aktivitasnya, komunitas ini banyak berkolaborasi dengan komunitas lain.Di antaranya pernah mengadakan Perkumpulan Indonesia Berseru Healthy Local Food, acara bersama pendidik dan terapis autisme dan anak berkebutuhan khusus (ABK), yoga bersama Komunitas Ciliwung Depok (KCD), Yoga at The Museum: Kampung Yoga, dan masih banyak lagi.

Tujuan
Komunitas Yoga Depok menurut Didot, didirikan dengan tujuan ingin memasyarakatkan yoga dan meyogakan masyarakat. Mereka ingin memberikan pengalaman bahwa semua orang dapat melakukan yoga.

Yoga berasal dari bahasa sansekerta yang berarti penyatuan. Bisa diartikan penyatuan diri, pikiran maupun penyatuan dengan Tuhan. Setiap aksana-aksana (pose) memiliki manfaat sendiri, namun secara umum yoga dimanfaatkan untuk melatih fokus, konsentrasi, membantu memperbaiki postur badan, mencegah sakit punggung, tidur lebih nyenyak, dan mengenal diri sendiri.

Apa yang dimaksud dengan mengenal diri sendiri? Didot menjelaskan, yoga mengajak untuk berfokus pada diri sendiri dengan tidak memperdulikan sekitar. Fokus dengan gerakan-gerakan yang sudah dapat dilakukan maupun yang belum dapat dilakukan, sehingga peserta dapat menilik kemampuan diri.

Yoga untuk Siapa Saja
Olah raga meditasi yang menitikberatkan pemusatan diri pada pikiran untuk mengontrol panca indra itu memang sedang digemari banyak kaum urban. Latihan kebanyakan dilakukan di studio dengan harga yang menurut Didot cukup menggelisahkan. Akibatnya, hanya orang dari kalangan tertentu yang dapat menikmati olah raga ini. Itu sebabnya, Didot menggagas komunitas yang berlatih yoga di tempat terbuka. Di outdoor, latihan yoga biasanya ditujukan untuk pemula, berbeda dengan para ahli yang lebih banyak melakukan gerakan kompleks di studio.

Bhetsy Angelina, humas KYD, mengatakan bahwa keberadaan Komunitas Yoga Depok diharapkan dapat memberi manfaat bagi semua kalangan. Hal tersebut kini dapat dilihat dari keanggotaan komunitas yang beragam dan berasal dari banyak profesi, di antaranya pelajar, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga anak-anak. Banyak orang awam yang tidak sengaja lewat di tempat latihan, bisa langsung ikut bergabung.

Perlengkapan yoga dasar, seperti alas sudah disiapkan oleh pengurus. Namun, jika punya, disarankan untuk membawa sendiri dari rumah. Para first timer yang baru bergabung cukup datang dengan menggunakan pakaian yang nyaman. Tidak ada pembedaan kelas dalam komunitas ini. Semua peserta berlatih gerakan dasar yang dapat diikuti anggota yang sudah biasa beryoga maupun yang masih pemula.

Bhetsy menjelaskan, anggota aktif komunitas yang bergabung lebih dari 100 orang, namun tidak selalu datang semua. Saat latihan reguler setiap Minggu pukul 07.00-08.30, biasanya anggota yang hadir sebanyak 20 hingga 50 orang. Latihan dilakukan di Balai Sidang Universitas Indonesia, dan setiap pertemuan ada iuran sukarela yang dikumpulkan.

Didot mengaku senang karena Komunitas Yoga Depok telah berkembang. Ia memiliki harapan bahwa komunitas yoga yang terbuka untuk siapapun itu bisa lebih memberikan manfaat bagi banyak orang.


Komunitas Yoga Depok (KYD)
Komplek Universitas Indonesia, Depok
(Balai Sidang UI dekat FKM dan Fakultas Keperawatan)
Latihan Reguler: Setiap Minggu 07.00-08.30
Kontak: Bhetsy Anglina (083875389954)